Lampungraya.com—Ikhwan Azzahro (20) Atlet Tinju Pertina Lampung dianiaya sekelompok pemuda, pada Selasa Pagi 23 Juni 2026. Korban dikeroyok hingga mengalami luka parah pada bagian kepala. Peristiwa tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Sukarame Bandar Lampung.
Peristiwa pengeroyokan terjadi sekitar pukul 08.00 pagi di Jalan Minak Tebus Bawang Komplek Gedung Olahraga PKOR Way Halim. Saat itu korban sedang melintas di jalan tersebut tiba tiba dihadang oleh 3-4 orang, ada yang membawa parang, kayu dan cangkul.
Salah satu pelaku melukai bagian kepala korban hingga mengalami luka robek yang cukup parah. Akibat peristiwa tersebut korban dilarikan kerumah sakit Airan Raya untuk perawatan dan visum. Korban juga sudah melaporkan peristiwa pengeroyokan ke pihak berwajib.//
Dari informasi yangh dhimpun awal peristiwa, saat rekan korban bernama Abi, Atlet tinju Pertina Lampung melintasi sebuah warung milik terduga pelaku, pada Senin malam pukul 20,30 hendak menghadiri sebuah rapat diteriaki dengan kata kata yang kurang mnengenakan oleh sekelompok pemuda yang sedang berada diwarung tersebut//
Karena Harus menghadiri rapat, Abi tidak mempedulikan teriakan tidak senonoh tersebut. Lagipula kalaupun harus dihadapi, Abi merasa sendirian dan khawatir dikeroyok oleh pemuda yang berjumlah 4 orang tersebut.
Kemudian pada Senin malam, 22 Juni 2026 . korban bersama tiga orang rekan sesama atlet tinju kembali mendatangi warung tersebut dan menemui pelaku kemudian, terjadilah cekcok mulut diantara mereka.
Keributan berlanjut pada besok paginya, Selasa 23 Juni 2026 saat Abi akan menjemput Ikhwan dalam perjalanan dihadang oleh 3-4 orang sambil membawa parang, cangkul dan sebilah kayu. Saat keributan tersebut Ikhwan mengalami luka sobek pada bagian kepala dihantam cangkul//
Ketua Pertina Provinsi Lampung Hermanto ST sangat menyesalkan terjadinya peristiwa pengeroyokan hingga melukai korban. Terlebih Ikhwan merupakan atlet berprestasi milik Pertina Lampung yang akan berlaga pada PON Beladiri di Menado mendatang//
”Akibat peristiwa tersebut Pertina Lampung dirugikan, karena Ikhwan, salah satu Atlet kami yang akan terjun pada PON Beladiri di Menado mendatang. Kami selaku pengurus, pelatih dan keluarga korban berharap polisi segera memproses dan menghukum pelaku seberat beratnya,” kata Hermanto.
Keberadaan warung tersebut juga dinilai cukup meresahkan para atlet supaya ditutup dan digusur dari lingkungan PKOR Way Halim. (Red)
