Lampungraya.com–Untuk membantu menjaga daya beli dan meringankan beban ekonomi masyarakat pemerintah kembali menyalurkan bantuan pangan untuk Periode Oktober—desember 2026. Penyaluran berlangsung di Balai Desa Branti Raya, Kecamatan Natar, Rabu (4/11/2026).
Program tersebut menyasar 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) secara nasional, termasuk masyarakat Kabupaten Lampung Selatan. Setiap keluarga penerima manfaat dari kelompok desil 1 hingga 4 memperoleh alokasi 30 kilogram beras untuk periode Oktober, November, dan Desember.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Asisten Deputi Cadangan Pangan dan Bantuan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI, Moch. Saleh Nugrahadi, kepada sejumlah perwakilan keluarga penerima manfaat, termasuk pengemudi ojek online. Dalam kegiatan yang sama, bantuan khusus juga diserahkan kepada anak yatim.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Pemimpin Cabang Bulog Lampung Selatan Fedrial Farhan, sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, Camat Natar, serta Kepala Desa Branti Raya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Egi menyampaikan apresiasi kepada Kemenko Bidang Pangan RI beserta jajaran dan Perum Bulog atas perhatian serta dukungan dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Bupati mengatakan Bantuan yang diberikan hari ini bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, tetapi juga merupakan wujud nyata perhatian negara dalam menjaga daya beli serta meringankan beban ekonomi masyarakat.
Untuk memastikan manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat, Pemkab Lampung Selatan berkomitmen mendukung kelancaran penyaluran melalui koordinasi bersama pemerintah pusat, Perum Bulog, dan seluruh pihak terkait.
Bagi Lampung Selatan, penguatan ketahanan pangan menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Karena itu, Bupati Egi menegaskan pentingnya memastikan bantuan tersalurkan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. (Red)
