DAERAH

Bupati Tanggamus Pimpin Rakor Forkopimda Bahas Stabilitas Daerah

Lampungraya.com–Unsur pimpinan Daerah Kabupaten Tanggamus menggelar rapat kordinasi Senin 6 Juli 2026 di ruang rapat Bupati Tanggamus. Rapat yang dipimpin Bupati Tanggamus Saleh Asnawi guna memperkuat sinergi dan menjaga stabilitas daerah.

Dalam  rapat fokus  membahas  pada kondusivitas Ideologi,  Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya, Pertahanan, dan Keamanan (IPOLEKSOSBUDHANKAM).

​Hadir dalam rapat koordinasi tersebut  Ketua DPRD Agung Setyo Utomo, Kapolres AKBP Rahmat Sujatmiko, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf. Dwi Djunaidi Mulyono, Kasi Datun Kejari Tri Nurandi Sinaga, perwakilan Badan Intelijen Daerah (Binda), serta Sekretaris Daerah Suaidi beserta jajaran Kepala OPD Pemkab Tanggamus.

​Dalam arahannya, Bupati Saleh  menyinggung mengenai  pentingnya kehadiran pemerintah dalam memberikan solusi yang berpihak pada masyarakat namun tidak melanggar aturan hukum, salah satunya terkait isu tambang rakyat.

​​Dalam rapat tersebut, masing-masing unsur Forkopimda memaparkan sejumlah isu strategis dan langkah antisipasi di wilayah Kabupaten Tanggamus.

Stabilitas Politik & Sosial (DPRD), Ketua DPRD, Agung Setyo Utomo, menyatakan situasi politik di Tanggamus secara umum berjalan aman dan kondusif.

Kapolres AKBP Rahmat Sujatmiko menyoroti isu keamanan yang mencakup konflik lahan, kecelakaan lalu lintas, dan pengamanan agenda masyarakat.

Kapolres menyatakan penyelesaian konflik lahan terus diupayakan melalui pendekatan persuasif guna mencegah konflik sosial, sembari menghormati proses hukum.

Sementara, Dandim Letkol Inf. Dwi Djunaidi Mulyono menilai tantangan terbesar saat ini adalah maraknya penyebaran informasi hoaks dan bernuansa SARA di media sosial akibat rendahnya literasi digital.

Saat yang sama, Kasi Datun Kejari, Tri Nurandi Sinaga, memfokuskan perhatian pada potensi penyimpangan dana desa, konflik agraria, dan tingginya kasus penyalahgunaan narkotika.

Kejari secara khusus mendorong Pemkab untuk membangun pusat rehabilitasi narkotika guna mengoptimalkan penanganan korban. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *