DAERAH

Migrant Worker Resource Center (MRC) Kabupaten Lampung Timur hadir di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sukadana.

Lampungraya.com–Migrant Worker Resource Center (MRC) Kabupaten Lampung Timur hadir di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sukadana. Keberadaan wadah ini sudah diresmikan oleh Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur pada Kamis 24 September 2026.//

Kehadiran MRC menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan pelindungan PMI sejak tahap persiapan, penempatan, hingga setelah bekerja. Layanan tersebut diharapkan lebih terintegrasi dan mudah diakses oleh calon Pekerja Migran Indonesia, Pekerja Migran Indonesia, serta keluarga Pekerja Migran Indonesia.

Wamen P2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam menghadirkan MRC. Menurutnya, layanan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) perlu dibangun sebagai satu ekosistem sejak seseorang memutuskan bekerja ke luar negeri.

Pelindungan, paparnya, tidak hanya dilakukan ketika Pekerja Migran Indonesia menghadapi persoalan di negara penempatan. Informasi yang benar, pelatihan, kelengkapan dokumen, dan pemahaman terhadap perjanjian kerja menjadi bagian penting dalam proses persiapan.

Untuk diketahui MRC Kabupaten Lampung Timur menjadi salah satu simpul layanan informasi dan pendampingan bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri. Layanan tersebut mencakup informasi peluang kerja, administrasi kependudukan, dokumen perjalanan, pemeriksaan kesehatan, serta informasi proses penempatan dan pelindungan.

Dukungan lintas instansi turut disiapkan dalam penyelenggaraan layanan tersebut. Pemerintah daerah mendukung pelayanan administrasi dan kependudukan, sementara pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan melalui rumah sakit daerah dan fasilitas kesehatan lainnya.

Dengan konsep layanan terpadu, masyarakat diharapkan dapat mengakses berbagai kebutuhan persiapan bekerja ke luar negeri melalui layanan yang lebih terkoordinasi.

Selain MRC, KP2MI mendorong peningkatan kompetensi calon Pekerja Migran Indonesia asal Lampung Timur melalui program SMK Go Global. Tahun depan, Lampung Timur disiapkan memperoleh kuota sekitar 2.000 peserta.

Program tersebut diarahkan untuk menyiapkan calon Pekerja Migran Indonesia sesuai kebutuhan pasar kerja internasional, terutama dari sisi keterampilan dan kemampuan bahasa. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *