Lampungraya.com–Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis membuka secara resmi perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Kabupaten Lampung Utara Senin Malam 20 Juli 2026. Acara berlangsung khidmat dan meraih diselenggarakan di di Pondok Pesantren Wali Songo, Kecamatan Abung Selatan.
Pembukaan MTQ ke 45 tingkat kabupaten Lampung Utara diawali dengan Defile kafilah dari 23 kecamatan, penampilan seni Islami, hingga lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menjadi penanda bangkitnya kembali salah satu agenda keagamaan terbesar di Lampura yang sempat terhenti hampir satu dekade.
Bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampura, kembalinya MTQ bukan sekadar menghidupkan kembali kompetisi membaca Al-Qur’an. Ajang ini menjadi momentum untuk membangun kembali tradisi pembinaan generasi Qurani sekaligus mengembalikan Lampura sebagai salah satu barometer MTQ di Provinsi Lampung.
Dalam sambutannya, Bupati Hamartoni Ahadis menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ harus menjadi awal dari pembinaan Al-Qur’an yang berkelanjutan. Menurutnya, MTQ tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi harus mampu melahirkan qari dan qariah berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional.
Pada kesempatan tersebut, Hamartoni juga menyampaikan harapannya agar Kabupaten Lampura kembali dipercaya menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Provinsi Lampung. Ia optimistis daerah yang dipimpinnya memiliki pengalaman, kemampuan, dan fasilitas yang memadai untuk menyelenggarakan ajang bergengsi tersebut.
MTQ ke-45 tingkat Kabupaten Lampura akan berlangsung selama empat hari, hingga 24 Juli 2026. Sebanyak 286 kafilah dari 23 kecamatan yang mengikuti sembilan cabang perlombaan, yakni Seni Baca Al-Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, Hafalan Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Musabaqah Hadis, Fahmil Al-Qur’an, Syarhil Al-Qur’an, Khat Al-Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.(Red)
