Lampungraya.com–Seorang anak buah kapal (ABK) nelayan, diketahui bernaman Radit Setiawan (18), pada Minggu 26 Juli 2026 dilaporkan terjatuh ke laut dan menghilang di perairan sekitar Pulau Kelagian, Kabupaten Pesawaran. Hingga saat ini Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian intensif dengan memperluas area penyisiran hingga 25,5 mil laut.
Dikutip dari berbagai sumber media Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung, Deden Ridwansah, mengatakan laporan kejadian diterima dari nahkoda kapal pada Minggu (26/7) sekitar pukul 21.30 WIB.// Menindaklanjuti informasi tersebut, Basarnas langsung mengerahkan tim penyelamat menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 03 menuju lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi sekitar pukul 17.30 WIB saat kapal nelayan yang ditumpangi korban dalam perjalanan kembali menuju Telukbetung. Rekan korban melihat Radit terjatuh ke laut dan segera meminta nahkoda memutar haluan untuk melakukan pencarian. Namun, korban sudah tidak terlihat di permukaan.
Sejumlah kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi turut membantu pencarian, tetapi upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Memasuki hari kedua operasi SAR, Senin (27/7), seluruh personel mengawali kegiatan dengan briefing dan koordinasi sebelum bergerak menuju lokasi kejadian pada pagi hari. Tim kemudian melakukan penyisiran menggunakan RIB 03 di sekitar titik dugaan korban terjatuh.
Pencarian sempat dihentikan sementara pada siang hari sebelum kembali dilanjutkan pukul 13.45 WIB dengan memperluas area pencarian hingga radius sekitar 25,5 mil laut. Meski demikian, hingga operasi dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan.
Operasi SAR melibatkan personel Basarnas Lampung, Lanal Lampung, Mabes Polairud, Direktorat Polairud Polda Lampung, Satpolairud Polres Pesawaran, keluarga korban, serta masyarakat setempat. (Red)
