Lampungraya.com–Pemerintah pusat mulai melakukan uji coba program ambulans udara di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. Langkah itu diambil sebagai terobosan besar untuk mempermudah masyarakat di daerah terisolasi dan pelosok dalam mengakses layanan kesehatan rujukan secara cepat.
Dikutip dari keterangan Sekretariat Kabinet Rabu 30 September 2026 Presiden Prabowo Subianto menyoroti urgensi program dengan menceritakan kondisi memprihatinkan yang kerap terjadi di daerah-daerah terpencil. Karena dalam kondisi darurat, waktu sangat berarti negara akan terus hadir, hingga ke pelosok negeri//
Sebagai langkah nyata, TNI Angkatan Udara (TNI AU) telah melakukan latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Pesisir Barat.
Latihan bertujuan untuk memastikan kesiapan sistem rujuk cepat via udara bagi pasien dari wilayah dengan akses darat yang sulit.
Berdasarkan keterangan resmi dari Sekretariat Kabinet, pengadaan ambulans udara ini merupakan bagian dari fokus Presiden Prabowo pada tahun 2026 dalam memberikan atensi khusus terhadap penguatan layanan kesehatan di Indonesia.
Program diluncurkan setelah pemerintah menyelesaikan pembangunan 22 Rumah Sakit baru di tingkat Kabupaten/Kota yang sebelumnya belum memiliki fasilitas tersebut.
Ambulans udara disiapkan secara bertahap untuk menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini terisolasi atau membutuhkan waktu perjalanan darat 5 hingga 9 jam.
“Karena dalam kondisi darurat, waktu sangat berarti. Insyaallah negara akan terus hadir, hingga ke pelosok negeri,” tulis keterangan Sekretariat Kabinet, dikutip pada Rabu, 30 September 2026.
Kehadiran jalur udara kini menjadi harapan baru bagi masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Program ini mengusung satu misi utama, yakni memperpendek jarak, mempercepat pertolongan, dan pada akhirnya menyelamatkan nyawa. (Red)
