DAERAH

Kabupaten lampung barat ditetapkan sebagai lokasi pengembangan dan uji coba komoditas bawang putih di Provinsi Lampung.

Lampungraya.com–Kabupaten lampung barat ditetapkan sebagai lokasi pengembangan dan uji coba komoditas bawang putih di Provinsi Lampung.  Penunjukan tersebut didasarkan pada kondisi geografis Lampung Barat yang dinilai memiliki suhu udara dingin dan cocok untuk mendukung pertumbuhan tanaman bawang putih.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Muhammad Taufiq Ratule, saat melakukan pertemuan langsung dengan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, di Ruang Kerja Bupati Lampung Barat, Senin (2/11/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Taufiq menjelaskan bahwa pengembangan bawang putih menjadi salah satu program strategis pemerintah pusat.

Pasalnya, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi agar Indonesia mampu mencapai swasembada bawang putih paling lambat pada 2029 mendatang.

Menurutnya, ketergantungan Indonesia terhadap pasokan bawang putih impor masih sangat tinggi. Saat ini, sekitar 98 persen kebutuhan bawang putih nasional masih dipenuhi melalui impor dengan nilai mencapai Rp10 triliun setiap tahunnya.

Sementara itu, kemampuan produksi bawang putih dalam negeri baru mencapai sekitar 40 ribu ton per tahun. Angka tersebut masih sangat jauh dibandingkan kebutuhan konsumsi nasional yang diperkirakan mencapai 700 ribu ton setiap tahun.

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menyambut baik rencana pemerintah pusat yang menjadikan daerahnya sebagai lokasi pengembangan bawang putih. Bupati Mengatakan Pemda  Kabupaten Lampung Barat telah mengusulkan ketersediaan lahan seluas 870 hektare untuk mendukung program tersebut.

Meski demikian, Parosil menyampaikan pengembangan bawang putih tidak harus langsung dilakukan dalam skala besar.  Pemerintah daerah akan memulai dengan mengoptimalkan lahan secara bertahap, dengan target awal sekitar 70 hingga 400 hektare sebagai lokasi uji coba dan pengembangan awal.

Menurut Parosil, langkah tersebut penting untuk membuktikan secara langsung bahwa tanaman bawang putih memiliki prospek ekonomi dan dapat memberikan keuntungan bagi petani.  Hasil uji coba nantinya diharapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus contoh nyata yang dapat mendorong masyarakat untuk ikut mengembangkan komoditas tersebut. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *