DAERAH

Sebanyak 57 Kafilah Provinsi Lampung siap mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 di Provinsi Jawa Tengah

Lampungraya.com–Sebanyak 57 Kafilah Provinsi Lampung siap mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 di Provinsi Jawa Tengah. Para kafilah dilepas oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Lampung Muhammad Firsada, mewakili Gubernur Lampung Rachmat Mirzani Djausal, di Gedung Pusiban Pemerintah Provinsi Lampung, Kamis (10/9/2026).

Dikutip dari keterangan humas kemenag Provinsi Lampung disebutkan dalam kegiatan pelepasan tersebut, para kafilah juga menerima tali kasih dan perlengkapan untuk mendukung keikutsertaan mereka selama mengikuti MTQ Nasional ke-31 di Jawa Tengah. Pemberian tersebut menjadi bentuk perhatian dan dukungan bagi para kafilah yang akan membawa nama Provinsi Lampung di ajang nasional.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Zulkarnain mengatakan, keberangkatan kafilah merupakan hasil dari proses seleksi dan pembinaan yang telah dilakukan secara bertahap untuk mempersiapkan peserta menghadapi kompetisi tingkat nasional.

Ia menjelaskan, tahapan persiapan diawali dengan proses seleksi peserta yang dilaksanakan di Masjid Raya Al-Bakrie. Setelah itu, pembinaan dilanjutkan melalui pemusatan latihan atau Training Centre (TC) sebanyak tiga tahap. 

Selain pembinaan secara langsung, para peserta juga mengikuti pembinaan secara daring sebanyak dua tahap selama 45 hari. Pembinaan tersebut dilakukan untuk menjaga kesinambungan latihan sekaligus memperdalam kemampuan peserta bersama para pelatih dan pembina.

Kafilah Provinsi Lampung yang akan mengikuti MTQ Nasional ke-31 berjumlah 57 orang. Mereka terdiri atas satu koordinator, sembilan pendamping, empat pelatih, delapan official, dan 33 peserta atau kafilah.

Zulkarnain menambahkan, seluruh kafilah dijadwalkan berangkat menuju Provinsi Jawa Tengah pada Jumat (11/9/2026) menggunakan pesawat Garuda Indonesia. MTQ Nasional ke-31 akan berlangsung selama 10 hari, mulai 11 hingga 20 September 2026 di Provinsi Jawa Tengah.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *