Lampungraya.com–Memasuki hari ke empat Tim SAR Gabungan belum berhasil menemukan Jasad tubuh Wanita Muda yang diduga tenggelam di Selat Sunda. Korban bernama Zora Panasea Ompusunggu (19) pada Kamis 9 Juli 2026 dilaporkan terjatuh dari KMP Batu Mandi di sekitar perairan Pulau Panjurit .
Tim SAR Gabungan yang sudah bekerja keras, Senin 13 Juli kembali menyisir areal perairan selat sunda dan memperluas radius areal pencarian jasad korban hingga memasuki kawasan perairan pulau sebesi, Lampung Selatan.
Kerja TIM SAR awalnya memfokuskan operasi pada radius 10 hingga 12 mil laut dari titik awal kejadian (Last Known Position) menuju arah Tanjung Tua menggunakan armada Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Basarnas.
Namun, koordinat pencarian kini dilebarkan sejauh 8 mil laut ke arah Tanjung Tua, lalu berlanjut menembus perairan Pulau Sebesi dengan radius hingga 12 mil laut, termasuk mengitari lingkar pulau dalam radius satu mil laut.
Guna mempercepat proses evakuasi, Basarnas mengimbau kepada masyarakat pesisir serta para nelayan lokal yang tengah melaut di sekitar Lampung Selatan untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban. (Red)
