Lampungraya.com–Warga rame rame tebar ratusan Ikan Lele di kubangan jalan rusak. Peristiwa itu merupakan Aksi protes warga Desa Kota Jawa dan Desa Tanjung Kerta Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran pada Jumat 5 Juni 2026.
Dikutip dari wawanews.com Aksi warga dan didukung aktivis penggerak LSM Penjara dan KNPI Way Khilau ini menarik perhatian pengendara yang melintas di Jalan provinsi yang menghubungkan jalan ruas Jalan Lintas Kedondong–Way Khilau–Pardasuka yang melintasi Desa Kota Jawa dan Tanjung Kerta, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran.
Aksi warga itu menjadi simbol kekecewaan terhadap kondisi jalan yang disebut-sebut tak kunjung mendapat perhatian serius selama kurang lebih 20 tahun. Lubang-lubang besar yang dipenuhi air hujan.
Pemerintah kabupaten maupun provinsi agar segera mengambil langkah konkret dan menjadikan perbaikan Jalan Kedondong–Way Khilau sebagai prioritas pembangunan tahun ini.
Bagi warga, yang dibutuhkan bukan lagi survei berulang, foto-foto peninjauan, atau janji dalam rapat pembangunan. Yang mereka tunggu adalah alat berat, aspal, dan pekerjaan nyata di lapangan.
Sebab jika kerusakan terus dibiarkan, bukan tidak mungkin jalan ini akan semakin terkenal. Sayangnya, bukan sebagai jalur strategis penghubung desa, melainkan sebagai satu-satunya jalan provinsi di Lampung yang lebih cocok dijadikan arena tangkap lele daripada lintasan kendaraan.(Red)
