Lampungraya.com–Masyarakat di sejumlah wilayah di Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung kembali menggelar pesta sekura cakak buah perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah (H), 2026 Masehi (M).
Tak tanggung-tanggung, budaya lokal yang juga disebut ngejalang buka atau ngawol itu bakal digelar setidaknya di 25 titik di enam kecamatan selama enam hari, sejak hari H hingga H+6.
Data itu didapat dari Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Lampung Barat, per Rabu, 24 Maret 2026. Sebagaimana dikuti dari pikiran-rakyat.com Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Riyadi Andrianto, mewakili Plt Kadisporapar Lampung Barat, Bernaria, mengatakan sekura cakak buah merupakan tradisi yang diwariskan sejak ratusan tahun silam dan masih terus lestari hingga kini.
Dikatakan, sekura adalah bertopeng atau orang mengenakan busana yang menutupi wajah bahkan menyamarkan bentuk tubuh.
Sekura ini terbagi atas dua, sekura betik atau bagus. Sekura ini memakai busana yang lebih rapi dan bersih. Sementara yang kedua, sekura kamak atau kotor yang mengenakan topeng atau kain bekas bahkan kerap membawa tumbuhan, dedaunan dan pohon ke lokasi pesta.
Dan Cakak buah sendiri adalah panjat pinang. Saat perayaan hari raya, pesta ini kerap juga disebut ngejalang buka sebagai bentuk rasa sukur atas tibanya hari raya dan telah mampu menjalankan ibadah puasa Ramadan satu bulan penuh. Ngejalang artinya aktivitas. Dan buka artinya lebaran.
Selain ngejalang buka, pesta hari raya itu juga disebut ngawol atau mengundang. Tujuannya sama, mengundang sanak famili dari desa lain saat lebaran sebagai bentuk rasa sukur kepada Tuhan Yang Maha Esa (YME)
Diimbau tak Mengenakan Busana yang Cederai Identitas Kabid Riyadi mengimbau masyarakat yang turut dalam pesta sekura menjaga nama baik daerah dengan tetap menjaga ketertiban dan keamanan bersama.
Busana yang dikenakan juga diminta tidak mencederai nilai-nilai dan norma-norma masyarakat Lampung Barat. Apalagi mencederai identitas budaya. Busana yang dikenakan diharapkan mencirikan kekhasan daerah. “Dan diimbau agar tidak mengenakan pakaian atau busana yang mencederai muatan lokal,” kata dia. Jadwal Lengkap Pesta Sekura di Lampung Barat pada Lebaran 2026 (Red)
