DAERAH

Motor Harley Diparkiran Lenyap Digondol Maling

Lampungraya.com–Sebuah sepeda motor Harley Davidson berwarna hitam dengan nomor polisi B 2002 BIK raib digondol pencuri saat terparkir di sebuah tempat kursus mengemudi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, Kamis (29/1/2026) sore. Pelaku diduga melancarkan aksinya menggunakan kunci duplikat.

Aksi pencurian terekam kamera pengawas (CCTV). Dalam rekaman terlihat pelaku mengenakan helm, datang ke lokasi dan sempat menghampiri juru parkir. Setelah itu, pelaku langsung menuju sepeda motor milik korban dan dengan mudah membawa kabur kendaraan tersebut.

Korban Zaki, warga Panjang, Bandar Lampung, mengatakan saat kejadian dirinya tengah mengikuti tes mengemudi di tempat kursus tersebut. Ia baru menyadari motornya hilang ketika hendak pulang.

“Kejadiannya sekitar pukul 16.17 WIB. Posisi saya sedang kursus mobil. Setelah beberapa menit, ada orang asing yang menghampiri tukang parkir mengaku-ngaku sebagai teman saya. Ditanya buktinya apa, dia menunjukkan kunci motor. Rupanya kunci motor itu sudah diduplikat,” tegasnya.

Berdasarkan ciri-ciri pelaku, Zaki menduga pencurian tersebut dilakukan oleh orang yang dikenalnya.“Kemungkinan orang terdekat saya,” ujarnya.

Sementara, juru parkir bernama Asep menyebut pelaku datang ke lokasi sekitar pukul 16.17 WIB dan turun dari sebuah mobil yang diduga transportasi online.

“Di CCTV kelihatan dia turun sendiri dari mobil, kayak Grab atau Gojek. Dia langsung nanya ke saya, ‘Bang, ini motornya?’ Awalnya dia nggak pakai helm. Pas saya tanya helmnya, dia bilang dititip ke temannya,” ungkap Asep.

Pelaku kemudian menunjukkan kunci motor kepada Asep. Menurutnya, kunci tersebut tampak seperti kunci asli sepeda motor Harley Davidson.

“Karena dia bawa kunci asli dan sikapnya santai banget, saya percaya. Saya bantuin ngeluarin motornya. Dia nyalain motor, pakai helm bogo, terus langsung jalan,” jelasnya.

Tak lama berselang, pemilik motor keluar dari tempat kursus dan menanyakan keberadaan sepeda motornya.

“Yang punya motor nanya, ‘Bang, motor saya mana?’ Di situ baru semua kaget. Ternyata orang itu bukan temannya, tapi memang mau nyuri. Padahal pemiliknya masih di dalam lagi belajar mobil,” pungkas Asep. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *