DAERAH

Gunung Anak Krakatau Berstatus Waspada, Warga Diimbau Tidak Mendekat ke Kawah

LAMPUNGRAYA.COM — Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda masih berada pada Level II atau Waspada. Masyarakat diminta tidak beraktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah guna menghindari potensi bahaya.

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Hargo Pancuran Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Andi Suardi, menyampaikan bahwa status tersebut menunjukkan adanya aktivitas vulkanik yang perlu tetap diwaspadai meski belum mengarah pada peningkatan signifikan.

“Gunung Anak Krakatau masih di Level II atau Waspada. Masyarakat diminta menjauhi area kawah minimal dua kilometer,” kata Andi, Jumat (12/12/2025).

Andi menjelaskan bahwa penetapan status gunung api dilakukan melalui empat tingkat pengukuran yang menjadi acuan pemantauan. Level I menunjukkan kondisi normal, Level II waspada, Level III siaga, dan Level IV awas. “Saat ini tidak ada indikasi yang mengarah pada kenaikan status, tetapi kewaspadaan tetap diperlukan,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi Gunung Anak Krakatau dalam beberapa bulan terakhir relatif stabil. Tidak ada aktivitas erupsi sejak letusan terakhir yang tercatat pada Desember 2023. Meski demikian, pemantauan terus dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi perubahan aktivitas gunung api tersebut.

“Kegiatan vulkanik masih tenang, belum ada erupsi. Namun masyarakat tetap harus mematuhi zona larangan,” tambahnya.

Pihak pengamatan menegaskan bahwa pantauan rutin dilakukan selama 24 jam dan informasi perkembangan akan disampaikan kepada masyarakat jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *