Lampungraya.com-–Uang palsu masih beredar, kali ini menimpa penjual es kacang merah, Sabar (67), warga Kelurahan Kampung Baru.
Dia menjadi korban penipuan uang palsu saat berdagang di Jalan Bumi Manti, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, tepatnya di dekat lintasan rel kereta api, Rabu (31/12/2025) siang.
Sabar (67) mengatakan, kejadian bermula saat seorang pria datang dan berpura-pura menanyakan jenis es yang dijualnya, apakah es krim atau es serut. Pelaku bahkan sempat mengaku ingin memesan es untuk sebuah acara pesta.
“Awalnya dia tanya-tanya ini es krim atau es serut, terus nanya nomor telepon juga. Pokoknya dia terus mengajak ngobrol,” ujar Sabar, saat diwawancarai Kamis (1/1/2026).
Menurutnya, saat kejadian kondisi di lokasi sedang ramai sehingga dirinya tidak fokus. Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku untuk melakukan aksinya.
Pelaku kemudian membeli tiga cup es kacang merah dengan total harga Rp20 ribu dan membayar menggunakan uang pecahan Rp100 ribu. Tanpa curiga, Sabar memberikan uang kembalian sebesar Rp80 ribu.
“Tidak lama setelah itu baru saya sadar kalau uang Rp100 ribu yang dipakai untuk membayar ternyata palsu,” katanya.
Sabar mengungkapkan, peristiwa penipuan tersebut bukan kali pertama dialaminya. Dalam satu bulan terakhir, ia sudah dua kali menjadi korban penipuan uang palsu dengan modus yang sama.
“Dua minggu lalu juga ada yang beli pakai uang palsu Rp100 ribu. Orangnya berbeda, yang pertama masih muda, kalau yang kemarin laki-laki sudah dewasa,” jelasnya.
Atas kejadian tersebut, Sabar berharap aparat setempat dapat mengusut kasus penipuan uang palsu tersebut, agar tidak ada lagi pedagang kecil yang menjadi korban.
“Saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi dan pelakunya bisa ditangkap,” pungkasnya.(red)
