Lampungraya.com–Kerja keras aparat kepolisian membuahkan hasil, pelaku perampokan uang Rp.800 juta pada 19 januari 2026 di Desa Tiyuh Daya Asri Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Barat berhasil diungkap Pelaku yang berjumlah tiga orang itu ditangakap petugas gabungan di tempat persembunyiannya di sebuah kontrakan rumah yang berada di Desa Kwala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara,
Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K. melalui Kasat Reskrim Akp Juherdi Sumandi, S.H., M.H. menjelaskan membenarkan ketiga orang tersangka Curas tersebut telah ditangkap petugas gabungan Tekab 308 Polres Tubaba dan Tekab 308 Polda Lampung serta didampingi Tim Buser Polres Batu Bara, Polda Sumatera Utara, Pada hari Rabu sekitar pukul 13.00 WIB di Sumatera Utara, Saat ini tim sedang perjalanan dari Sumut ke Polres Tulang Bawang Barat, ujar Kasat Reskrim,Jumat (20/02/2026)
Menjurut rilis tribratanews.lampung.polri.go.id disebutkan Kronologis Penangkapan, Pada Hari Rabu Tanggal 18 Februari 2026, sekitar pukul 18.30 WIB Tim Tekab 308 Polres Tulang Bawang Barat bersama Tekab 308 Polda Lampung dan dibackup Tim Buser Polres Batu Bara Polda Sumatera Utara melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan tempat persembunyian kawanan pelaku tersebut di sebuah kontrakan rumah yang berada di Desa Kwala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara
Saat di TKP tim berhasil menangkap Pelaku AY yang berperan membuntuti korban dan memberi arahan terhadap eksekutor dan Pelaku inisial DAF, Dari tangan keduanya ditemukan barang bukti tiga pucuk senjata api rakitan beserta amunisinya, AY berperan membuntuti korban dan memberi arahan terhadap eksekutor
Dari hasil pengembangan, tim kembali menangkap Pelaku TH alias KK Bin MN,
Pelaku TH berperan sebagai eksekutor yang melakukan penembakan dan mengambil uang dari dalam kendaraan korban.
Setelah itu tim melakukan interogasi singkat terhadap Pelaku AY, DAF dan TH dia mengakui perbuatannya yang telah melakukan pencurian dengan kekerasan tersebut, Sementara satu Pelaku lain inisial JI masih dalam pengejaran (DPO).
Barang bukti yang diamankan berupa 1 unit Mobil Isuzu Elf BE 8247 QM, 1 unit Mobil Grandmax BE 8131 QN, 3 pucuk senjata api beserta amunisi 4 selongsong peluru, 1 unit sepeda motor Vixion, 6 unit handphone milik pelaku, 2 flashdisk berisi rekaman CCTV Pecahan kaca mobil Beberapa SIM Card dan barang pendukung lainnya.
“Atas perbuatan bersangkutan ke 3 (tiga) orang Pelaku dapat dijerat dengan Pasal 479 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana (Pencurian dengan Kekerasan) dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 9 tahun. (red)
