Lampungraya.com—Gelaran Apeksi Outlook 2025 yang berlangsung 19-20 Desember membawa dampak positif bagi tingkat hunian hotel dan obyek wisata di Kota Bandar Lampung.
Dinas Pariwisata kota Bandar Lampung memprediksi hotel di kota Bandar Lampung mengalami peningkatan hunian kamar.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung Ardiansyah menyebut sedikitnya akan hadir para kepala daerah dari 98 kabupaten/kota.
“Kita masih mendata siapa saja yang akan hadir dan sudah datang. Kita berharap okupansi hotel. Karena pusatnya acara APEKSI itu kan di Novotel Nah disana setahu saya sudah hampir penuh ya (kamar). Saya kira hotel-hotel lain disekitaran sana dan disekitaran jalan Dr Susilo dan lainnya dekat dengan Kantor Pemkot Bandar Lampung mengalami hal yang sama,” ujarnya.
“Kalau peningkatan saya rasa sudah ada dari kemarin. Karena kemarin sudah ada, Wali Kota Sorong kalo gak salah yang datang. Kemarin dan hari ini kemungkinan bakal bertambah lagi perwakilan dari setiap kotanya yang akan hadir,” sambungnya.
Ardiansyah berharap peserta yang datang bisa berkunjung ke destinasi wisata yang ada di Lampung, khususnya di Bandar Lampung.
“Untuk objek wisata yang ada di Bandar Lampung juga kan banyak. Mulai dari wisata alam, wisata buatan, dan pantai. Nanti juga (22/12) akan launching Navara City Park. Walaupun memang Apeksi itu sampe dengan Sabtu (20/12). Ya kemungkinan mereka checkout di Hotel masih Minggu (21/12). Bisa aja mereka yang masih ingin tinggal, masih ingin berkunjung ke desinasi wisata yang ada di Bandar Lampung,” ujarnya.
“Ya kita berharap bisa sebanyak-banyaknya lah (wisatawan). Nah kita nggak menutup kemungkinan juga ada wisatawan yang akan atau tinggal (menginap) di kabupaten. Saya denger juga ada yang melanjutkan menginapnya di Marriott. Selesai acara menginap di Marriott. Ada yang saya denger gitu juga. Tapi kan acara utamanya mereka disini dulu. Jadi kabupaten juga kebagian (wisataan). Ya mungkin ke Lampung Selatan atau Pesawaran yang dekat dengan kota Bandar Lampung,” sambungnya.
Pihaknya tidak ada target khusus dalam peningkatan jumlah pengunjung atau wisatawan dan okupansi hotel. Namun, pihaknya berharap ada peningkatan sebanyak-banyaknya.
“Kita nggak targetin presentasi. Kita pengen sebanyak-banyaknya. Tapi memang untuk mengelolaknya kan ada di Bapenda.Kalau kaitan dengan data nanti bisa ditanyakan ke Bapenda yang lebih tahu. Tapi kalau kita yang berharap sebanyak-banyaknya. Otomatis dengan kunjungan banyak Ke Bandar Lampung Itu kan multiplayer effect. Otomatis hotel Dia lebih banyak pengunjungnya. Hotelnya bayar pajak. Pajak kita dapet Makanan, wisatanya, oleh-olehnya juga dapet. Semua tuh kalau dikaitin dengan PAD-nya, kita pengen sebanyak-banyaknya,” ujarnya.
“Kabarnya yang datang dari kota-kota ini kan banyak. Mereka bawa pasukannya banyak. Yang saya dengar biasanya mereka bawa bus. Mungkin sekitaran 15 sampai 20-an orangan. Kalau banyak yang naik bus, harapan kita ada kenaikan okupansi hotel atau wisatawan. Kami inginnya sebanyak-banyaknya,” tukasnya.(red)
