Lampungraya.com–Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) kota Bandar Lampung siagakan puluhan personel dan mobil pemadamnya hadapi momen liburan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung Anthoni Irawan mengatakan puluhan personel dan mobil pemadamnya saat momen Nataru.Sedikitnya 97 personel setiap harinya siaga selama 1X24 jam jaga.
“Sesuai arahan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. Kami telah menyiagakan personel dan sejumlah unit mobil pemadam di pos yang ada di 17 kecamatan,” ujarnya Senin (22/12/2025). Masing-masing pos diisi 4 personel dan 1 unit mobil pemadam. Kemudian di Mako Tandean disiagakan 4 unit mobil pemadam dan 24 personel.
Dalam bagian lain Anthoni mengimbau masyarakat memperhatikan instalasi listrik di rumahnya, saat hendak meninggalkan rumah. “Kami mengimbau kepada masyarakat yang hendak merayakan momen hari raya Natal dan Tahun Baru untuk mewaspadai bahaya kebakaran dari sumber listrik. Kebakaran yang disebabkan korsleting bisa saja bersumber dari skring, colokan kabel, stop kontak dsb,” ujarnya,
“Selain dari listrik penyebab kebakaran juga bisa dari lilin atau lampu, puntung rokok dan obat nyamuk bakar, yang belum habis terbakar. Serta dari selang atau tabung gas terbakar. Maka dari itu kita mengimbau agar masyarakat selalu memastikan, barang-barang tersebut sudah habis terbakar atau padam, sebelum meninggalkan rumah,” sambungnya.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan dari tingkat RT/RW, lingkungan, kelurahan hingga kecamatan agar siapsiaga diri antisipasi bahaya kebakaran saat momen nataru.
“Bagi masyakarakat yang ingin meninggalkan rumah atau keluar kota, setidaknya sudah melapor ke pamong setempat agar dilakukan pendataan,” ujarnya.
“Agar rumahnya dapat dimonitor selama ditinggal pergi, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” sambungnya.
Ia juga mengimbau pengelola destinasi wisata dan hiburan seperti tempat karaoke dan hotel untuk, memastikan agar setiap kegiatannya dapat memanimalisir memicu terjadinya bahaya kebakaran.
Ia berharap masyarakat dan pengelola tempat hiburan dapat mengikuti petunjuk bahaya kebakaran yang telah pihaknya sampaikan.(red)
