Seorang bocah usia 9 tahun , ditemukan meninggal dunia usai tenggelam di aliran sungai way awi, jagabaya 1, kecamatan way halim, pada sabtu hari sabtu (17/1/2026). Sebelum kejadian korban sedang bermain kelereng di pinggir sungai bersama teman-temannya
Peristiwa tragis itu terjadi sabtu (17/1/2026). pukul 13.30 wib. Saat itu, korban sedang bermain kelereng bersama dua rekannya di tepi sungai. Korban kemudian turun ke sungai dengan maksud mengambil kelereng yang terlempar ke dalam aliran sungai.
Namun nahas, korban diduga terseret arus dan tenggelam. Warga yang mengetahui kejadian itu sempat memberikan pertolongan dan membawa korban ke puskesmas. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Menurut saksi mata sebelum kejadian korban memang bermain di pinggir sungai bersama teman-temannya. Lalu mereka melempar kelereng ke dalam sungai, kemudian korban masuk ke sungai untuk mengambil kelereng tersebut
Setelah korban tenggelam, kedua temannya langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. Warga kemudian berusaha menolong dan memberikan bantuan pernapasan, namun korban tidak menunjukkan respon.
Korban sempat diberikan pertolongan pertama oleh warga, tapi tidak ada respons, kemudian dibawa ke puskesmas dan dinyatakan meninggal dunia.
sementara, saksi mata hartono mengatakan lokasi korban tenggelam merupakan pusaran air dengan kedalaman sekitar 150 sentimeter atau setinggi leher orang dewasa. (red)
