DAERAH

Polisi berhasil ungkap  Misteri tewasnya seorang pria di samping SPBU, Jalan Soekarno Hatta, Labuhan Ratu Raya, Labuhan Ratu, Bandar Lampung

Lampungraya.com—Polisi berhasil ungkap  Misteri tewasnya seorang pria di samping SPBU, Jalan Soekarno Hatta, Labuhan Ratu Raya, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, beberapa waktu lalu  mulai terungkap. Polisi menangkap sopir truk yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Dikutip dari keterangan humas polresta bandar lampung disebutkan Sopir berinisial MAS (35), warga Kota Cilegon, diamankan polisi di wilayah Natar, Kabupaten Lampung Selatan, setelah penyidik melakukan penelusuran berdasarkan keterangan sejumlah saksi.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Andri Putranto mengatakan, MAS diamankan melalui kolaborasi Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Bandar Lampung dan Polsek Natar.

Gigih menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan awal, korban yang diketahui bernama Nana diduga sedang tidur di kolong truk yang dikemudikan MAS. Posisi korban di bawah kendaraan tersebut kemudian tidak disadari saat truk mulai bergerak.

Peristiwa itu bermula ketika truk berhenti di sekitar lokasi. Korban diduga beristirahat di bawah kendaraan. Setelah dibangunkan oleh tukang parkir, MAS kemudian menyalakan dan menjalankan truknya. Saat kendaraan bergerak, korban yang masih berada di bawah truk sehingga terlindas dan meninggal dunia.

Sementara itu, jasad korban ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB oleh seorang mahasiswa yang sedang mengantre solar. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada sopir truk lain dan petugas keamanan SPBU.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi, serta mengamankan rekaman CCTV di sekitar SPBU.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandar Lampung Ipda Alvira Yunita membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan MAS kini menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami rangkaian kejadian sekaligus mengungkap identitas lengkap korban.

Polisi masih mendalami seluruh keterangan dan bukti yang diperoleh, termasuk rekaman CCTV serta hasil pemeriksaan medis terhadap jenazah, guna memastikan secara utuh kronologi dan penyebab kematian korban. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *