DAERAH

8 ABK Hilang Belum Ditemukan, Basarnas Lampung Sisir Perairan Anak Krakatau

Lampungraya.com–Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Lampung, masih melanjutkan operasi pencarian terhadap delapan anak buah kapal (ABK) KM Maulana-30, yang dilaporkan hilang setelah kapal tersebut terbakar di perairan selatan Belimbing, Provinsi Lampung.

Tim SAR Gabungan kembali melakukan penyisiran intensif, dengan memperluas area pencarian berdasarkan perhitungan SAR Map Prediction, Luas area pencarian kini mencapai lebih dari 7.700 mil laut persegi.

Pencarian dimulai sejak pagi dengan menyisir sejumlah perairan strategis, mulai dari Ujung Kulon, Pulau Panaitan, hingga perairan Gunung Anak Krakatau.

Namun hingga kini Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan para korban.

Usai melakukan pencarian sepanjang hari, Tim SAR Gabungan memutuskan untuk sandar di Pulau Sebesi dan akan melanjutkan operasi pencarian pada hari

berikutnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, Deden Ridwansah, menjelaskan bahwa perluasan area pencarian dilakukan seiring dengan hasil perhitungan pergerakan arus laut dan angin di lokasi kejadian.

“Pada hari kelima kami memperluas area pencarian secara signifikan berdasarkan prediksi pergerakan korban. Seluruh unsur SAR tetap berupaya maksimal meskipun kondisi cuaca masih cukup menantang,” ujar Deden.

Ia menambahkan, kondisi cuaca mendung disertai gelombang laut setinggi 1 hingga 1,6 meter turut memengaruhi efektivitas pencarian di laut lepas.

Meski demikian, keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi SAR tetap menjadi prioritas utama. (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *